Banyak yang menganggap penurunan fungsi pendengaran adalah proses alami yang tidak bisa dicegah, namun nutrisi memainkan peran besar dalam memperlambat proses ini. Mitos bahwa makanan tidak berpengaruh pada telinga perlu diluruskan. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak Omega-3 yang ditemukan pada ikan, serta antioksidan seperti asam folat dan magnesium, sangat penting untuk menjaga aliran darah ke telinga bagian dalam. Kekurangan asupan mikronutrien ini dapat mempercepat kerusakan sel rambut halus di koklea. Dengan menjaga pola makan yang kaya akan sayuran hijau dan kacang-kacangan, kita sebenarnya sedang memberikan investasi jangka panjang untuk kesehatan sensorik kita agar tetap tajam di masa tua.

